Empat Gelas Kopi Sehari Dapat Melindungi Anda dari Diabetes Mematikan

Better Tasting Brews

Periset Amerika Serikat baru-baru ini telah menemukan bahwa senyawa yang ditemukan dalam kopi mampu meningkatkan fungsi sel dan sensitivitas insulin pada tikus. Diabetes tipe 2 terjadi saat pankreas tidak menghasilkan cukup hormon insulin atau sel tubuh tidak bereaksi terhadap insulin, yang mana Insulin bertanggung jawab untuk mengendalikan jumlah glukosa dalam darah (gula darah). Jika tubuh memiliki masalah memproduksi atau bereaksi terhadap insulin maka kadar gula darah menjadi terlalu tinggi.

Penelitian sebelumnya telah menyaranka: meminum tiga atau empat cangkir kopi sehari dapat mengurangi risiko terserang penyakit tersebut, namun sampai sekarang para ilmuwan belum mengetahui alasannya. Awalnya ilmuwan mengira kafein dalam kopi yang bertanggung jawab untuk mengendalikan kadar insulin, namun tes laboratorium menunjukkan senyawa yang disebut cafestol adalah kuncinya.

Nutrition Advance

Cafestol meningkatkan produksi insulin di pankreas saat mereka terpapar glukosa (gula). Ini juga meningkatkan tingkat di mana sel otot menyerap glukosa seefektif obat anti-diabetes. Periset dari American Chemical Society menetapkan untuk mengetahui apakah senyawa tersebut akan membantu mencegah atau menunda timbulnya diabetes tipe 2.

Dalam tes yang dilakukan pada tikus, di mana tikus diberikan dua dosis cafestol yang berbeda, keduanya memiliki kadar gula darah yang rendah dan meningkatkan produksi insulin setelah 10 hari. Cafestol juga tidak menyebabkan kadar gula darah menjadi terlalu rendah, dikenal dengan hipoglikemia, yang merupakan efek samping dari beberapa obat diabetes. Para peneliti berharap senyawa itu suatu hari nanti bisa digunakan dalam obat untuk mencegah diabetes pada orang.






(ADP)