4 Efek Luar Biasa Dari Membaca

Apa Yang Dilakukan Membaca Pada Otak Anda? 4 Efek Ini Cukup Luar Biasa


Sumber foto: bustle

Mungkin membaca adalah salah satu hobi terbaik di dunia, dan salah satu yang paling sehat. Entah membaca fiksi atau nonfiksi, koran atau puisi, membaca bukan hanya edukatif dan informative, tapi juga menghibur dan menenangkan. Dan, walau membaca masih merupakan topik yang belum selesai dieksplorasi di dunia ilmiah, penelitian menunjukkan banyak keuntungan dari membaca.

Selama bertahun-tahun, dokter, ilmuwan, dan para peneliti telah setuju bahwa membaca adalah aktivitas yang menurunkan stress dan bisa menurunkan tekanan darah dan denyut jantung. Membaca terbukti meningkatkan daya ingat, kekuatan otak, dan bahkan kemampuan empati. Secara garis besar, membaca memanjangkan harapan hidup.

Topik tentang membaca masih merupakan keajaiban dan proses yang seru bagi penelitian, dan inilah yang mereka temukan jika anda penasaran:

1Meningkatkan konektivitas otak.

Tahukah anda bahwa membaca novel benar-benar bisa mengubah otak? Para peneliti di Emory University's Center bagian Neuropolicy menemukan bahwa membaca cerita naratif bisa menyebabkan perubahan di otak, bukan hanya saat membaca tapi setelah membaca.

Menurut studi tersebut, ketika kita membaca, koneksi di cortex temporal kiri otak – meninggi. Dan efek ini bertahan sampai beberapa hari.

2Membaca menempatkan anda di posisi tokoh ceirta, secara figuratif dan biologis.

Menurut studi yang sama dari Emory University, membaca juga meningkatkan aktivitas di sulkus pusat di otak, area yang mengaktifkan aktivitas motorik dan sensorik. Ketika kita membaca, syaraf-syaraf di area ini tidak hanya merasakan aksi yang terjadi dalam cerita, tapi juga suasananya.

3Memperbarui otak dan menciptakan “kertas putih” yang baru.

Tahun 2009, ilmuwan Timothy Keller dan Marcel Just membuktikan bahwa membaca secara intensif bisa memperbarui sel-sel otak. Dengan demikian, otak seperti menciptakan ruang baru lagi untuk diisi.

4Meningkatkan daya fokus.

Efek samping lain dari membaca, seperti layaknya olahraga otak, bukan hanya meningkatnya daya ingat, tapi juga kemampuan untuk fokus. Gaya narasi cerita, pembukaan, tengah, penutup membuat otak mengadopsi cara berpikir yang sama sehingga otak lebih sibuk menyusun struktur cerita daripada memperhatikan detil-detil dalam cerita.

(AOZ)

Related Article