Harus Punya: Onomichi Denim Project

Lupakan celana dalam gadis SMA sebagai item yang digandrungi di Jepang, celana yang paling dicari saat ini adalah celana nelayan yang berusia tahunan.

Tidak ada celana jeans lebih keren daripada celana jeans yang sudah mengarungi dera deru samudra.

Obsesi Jepang dengan celana dalam termasuk celana dalam yang sudah dipakai, celana dalam virtual, dan celana dalam di gambar kartu game sudah tersebar luas di Internet. Sekarang mereka sudah hampir move on dari hal itu dan beralih ke celana jeans yang sudah dipakai seorang nelayan selama bertahun-tahun.

Sumber Foto: rocketnews24

Celana-celana jeans ini berasal dari kota Onomichi di Perfektur Hiroshima. Para nelayan diberikan celana jeans gratis untuk keperluan “Onomichi Denim Project”. Perusahaan akan meminta celana jeans itu setelah setahun digunakan dalam pekerjaan mereka sehari-hari sebagai nelayan. Perusahaan lalu menjual celana-celana jeans itu seharga 48,000 yen atau Rp.5.500.000 untuk satu celana jeans.

Kamu mungkin berpikir itu ide gila. Siapa yang mau membeli celana bekas seharga 5 juta rupiah. Namun nyatanya, jeans ini tenar di kalangan para wisatawan dan para pecinta denim. Banyak orang dari luar pulau datang berkali-kali ke toko ini untuk membeli jeans yang sudah makan garam laut selama setahun. Bagaimana orang-orang itu memakai jeans tua ini dengan gaya, dipadukan dengan sepatu boots, benar-benar memberikan penampilan yang lain dan berkesan.

Seorang nelayan awalnya tidak yakin saat ditawari project ini, namun ketika dengar kalau celananya akan dijual lagi seharga 42.000 yen, dia mengatakan: “Aku memutuskan untuk mencobanya karena aku bisa memakai jeans baru yang gratis untuk bekerja. Tapi aku sungguh penasaran, siapa yang mau beli celana jeans seharga 42.000 yen?!”

Sebagai tambahan lain dari nelayan, Onomichi Denim Project juga menjual jeans dari nelayan, professor, koki, pengrajin kaca mata, dan masih banyak lagi. Cerita dibalik setiap jeans dituliskan di samping masing-masing jeans, misalnya “Noda putih ini didapatkan dari pemutih yang tidak sengaja tumpah saat sang koki membersihkan lantai dapur” atau “robekan ini didapatkan ketika sang pengrajin kaca mata menjatuhkan kaca ke celananya.”

Inilah apa yang dipikirkan Japanese netizens tentang celana jeans itu:

Kita sedang menyaksikan industri baru.”
Aku tidak akan mengatakan ini hal bodoh, tapi juga tidak akan tergoda membeli satupun.”
“Wow, jeans-jeans itu terlihat keren.”

Bagaimana pendapatmu? Komentarlah di artikel ini J

(AOZ)